ANALISIS HAMBATAN DAN STRATEGI MANAJEMEN KELAS: KEKURANGAN GURU DAN KONFLIK SISWA
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.17556127Keywords:
Pendidikan Dasar, kekurangan guru, manajemen kelas, perilaku siswa, tawuran, pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini menganalisis dan mengevaluasi hambatan pendidikan dasar yang muncul akibat kekurangan tenaga pendidik dan lemahnya pengelolaan perilaku siswa di sekolah dasar. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak keterbatasan guru terhadap proses pembelajaran sekaligus mengaitkannya dengan munculnya konflik antar siswa yang berujung pada tawuran. Dari hasil kajian literatur, kekurangan guru dapat menyebabkan beban kerja berlebih, menurunnya mutu pembelajaran, dan melemahnya pengawasan siswa. Kondisi tersebut membuka peluang munculnya perilaku menyimpang, sebagaimana tercermin dalam kasus tawuran siswa di Depok yang dipicu oleh lemahnya kontrol guru, kurangnya pendidikan karakter, dan minimnya keterlibatan orang tua. Strategi yang ditawarkan meliputi pemerataan distribusi guru melalui kebijakan nasional, pelatihan manajemen kelas, serta penguatan pendidikan karakter yang melibatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AULIA AZIZAH, Aisya Indira Salsabila (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









