LITERASI DIGITAL SEBAGAI EDUKASI PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF PADA GENERASI Z DI ERA DISINFORMASI

Authors

  • Shindy Ana Nurhayati Universitas Negeri Semarang Author
  • Ranu Iskandar Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.17533853

Keywords:

LITERASI DIGITAL , GENERASI Z , EDUKASI

Abstract

Meningkatnya penetrasi media digital dalam kehidupan sehari-hari menjadikan literasi digital sebagai kompetensi esensial, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara literasi digital dan pendidikan karakter sebagai upaya strategis dalam menghadapi tantangan moral, sosial, dan etika yang dihadapi Gen Z di era digital. Menggunakan pendekatan literature review, penelitian ini menganalisis 20 artikel ilmiah dalam lima tahun terakhir yang berfokus pada literasi digital, pembentukan karakter, serta kecenderungan perilaku Gen Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian bersifat deskriptif dan belum menggabungkan perspektif pedagogis maupun psikologis secara komprehensif. Selain itu, ditemukan pula bahwa belum banyak program literasi digital yang secara khusus dirancang untuk membentuk karakter Gen Z dalam menghadapi hoaks, krisis identitas, maupun tantangan etika digital. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara pendidikan, psikologi, dan komunikasi digital dalam merancang kerangka pendidikan yang kontekstual dan adaptif. Temuan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi akademisi, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk menyusun intervensi pendidikan karakter berbasis literasi digital yang lebih relevan dan berdampak luas.

 

Kata kunci: literasi digital; pendidikan karakter; Generasi Z; hoaks; identitas digital

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-11-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

LITERASI DIGITAL SEBAGAI EDUKASI PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF PADA GENERASI Z DI ERA DISINFORMASI. (2025). Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 98-114. https://doi.org/10.5281/zenodo.17533853