UPAYA MELESTARIKAN PERMAINAN TRADISIONAL
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.14886991Keywords:
Permainan Tradisional, Pendidikan KarakterAbstract
Kegiatan permainan yang dapat mengembangkan aspek psikologis anak dapat dijadikan alat pembelajaran dalam persiapan untuk dunia orang dewasa. Gameplay tradisional bersifat antargenerasi warisan budaya yang mempunyai makna simbolik di balik gerakan, ucapan, dan alat yang digunakan. Pesan-pesan ini berguna untuk perkembangan kognitif, emosional dan sosial anak sebagai persiapan atau sarana pembelajaran menuju kehidupan di masa dewasa. Pesatnya perkembangan permainan elektronik menjadikan kedudukan permainan tradisional semakin tergerus dan hampir tidak dikenal. Permainan tradisional cerita rakyat merupakan salah satu bentuk cerita rakyat yang beredar secara lisan dikalangan kolektif tertentu anggotanya, diwariskan secara tradisional dan diwariskan, dan banyak yang mempunyai variasi. Karena itu termasuk cerita rakyat, sifat atau ciri-ciri permainan tradisional anak sudah tua, tidak diketahui keberadaanasalnya, siapa dan dari mana asalnya. Permainan tradisional biasanya tersebar dari mulut ke mulut dan terkadang mengalami perubahan nama atau wujud padahal hakikatnya sama. Terkait dengan pendidikan karakter, keluarga mempunyai andil yang cukup besar, karena dimulai dari dimana penanaman nilai-nilai moral dapat dikembangkan sehingga permasalahan kenakalan remaja dapat dihindari. Secara garis besar pendidikan karakter bertujuan untuk membimbing anak menuju kedewasaan agar anak dapat memperoleh keseimbangan antara pengertian dan pengertian budaya serta dapat mewujudkan keseimbangan tersebut di masa depan. Oleh karena itu, langkah tertentu yang dapat dilakukan oleh orang tua yaitu mampu memberikan hal yang positif stimulus dan kesenangan kepada anaknya, salah satunya melalui permainan tradisional. Permanen tradisional Pengembangan sebagai wahana untuk mendidik karakter yang menyenangkan tidaklah begitu sulit.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Zaki Sya'bana, Muhammad Zaini, Robertus Adi Sarjono Owon (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









